kota bogorBogor adalah kota satelit untuk ibu kota Jakarta selain Tangerang, Bekasi, dan Depok. Sisi atas Bogor kontras dengan komunitas urban satelit lainnya adalah daerahnya yang berada di kaki gunung. Salah satu gunung yang terkenal dan bahkan simbolnya adalah Gunung Salak.

Kota Bogor sendiri terletak pada ketinggian sekitar 200-300 mdpl, sedangkan daerah yang berbeda di daerah tersebut lebih tinggi dari itu. Daerah pada tingkat yang tinggi ini membuat iklim di Bogor cukup sejuk, bahkan yang paling sejuk bila dibandingkan dengan daerah perkotaan satelit lainnya.

Kesejukan Kota Bogor juga didukung oleh kehadiran Kebun Raya Bogor yang ditemukan tepat di tengah kota. Rumah kaca seluas 87 hektar ini adalah paru-paru kota dan sangat penting untuk menjaga kualitas udara kota.

Terlepas dari Kebun Raya, pepohonan di sepanjang jalan kota juga cukup luas. Selain itu, sejumlah besar pohon-pohon ini adalah pohon-pohon tua dengan batang yang luas dan overhang luas. Hal ini membuat jalan kota juga pada akhirnya masih cukup baik meskipun fakta bahwa ketebalan gerakan secara progresif berliku-liku seperti itu.

Kesegaran yang ditawarkan ini adalah hal yang membuat Bogor tidak mengaburkan daya tarik sebagai tujuan wisata penduduk asli ibukota. Secara konsisten dan berkesempatan, Bogor secara konstan dikerumuni oleh kendaraan dari berbagai distrik, terutama lempeng B yang sengaja mencari tempat peristirahatan di Bogor baik di kota maupun di zona berbeda, contohnya, Puncak Bogor sekarang sangat populer. Terlepas dari kenyataan bahwa kelebihan mobil telah berubah menjadi nilai yang menetap, pengunjung belum datang untuk merasakan udara alami yang mereka tidak dapat hargai di ibukota.

Bagi Anda yang perlu mengundurkan diri sebentar dari segerombolan huru-hara ibukota Jakarta, pada titik itu Anda dapat mencoba mengunjungi kota Bogor yang satu ini. Sungguh, pusat rekreasi yang terletak di pusat kota Bogor memiliki nama Taman Kencana.

Taman Kencana adalah pusat rekreasi di kota Bogor yang telah ada cukup lama dan bahkan merupakan salah satu peninggalan Belanda. Perhentian ini luar biasa dan sering dimanfaatkan sebagai salah satu fokus tempat berkumpulnya populasi umum Kota Bogor.

Pusat rekreasi menjadi sangat sibuk pada akhir minggu, terutama hari Minggu. Perhentian ini umumnya digunakan sebagai tempat untuk mengadakan Car Free Day sehingga Anda dapat berjalan tanpa hambatan atau berlari di sekitar pemberhentian ini.

Semua hal dipertimbangkan, bagi Anda yang juga menyukai kunjungan kuliner, sangat cocok jika Anda menyisihkan kesempatan untuk mengunjungi pemberhentian ini. Di tempat ini ada penentuan luas kunjungan kuliner dari tidbits pedagang jalanan ke restoran dan bistro rumahan.

Gigitan jalan yang bisa Anda temui di sini, misalnya, mie ayam, cubit pie, sup daging, bakso, cimol, sate ayam dan lain-lain. Sementara itu, ada banyak bistro yang biasa digunakan sebagai pangkalan rumah remaja, misalnya, Macaroni Panggang, Rumah Cupcake, Kedai Kita, Waroeng Taman, Buah Sop Ewok, Klapertaart Huize, Choco Lava,

Categories: GeneralWisata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *