Wisata

Beragam jenis burung di Bird and Bromelia Pavilion

Sesuai dengan namanya, Bird and Bromelia Pavilion merupakan taman tempatnya banyak sekali jenis burung tumbuh dan berkembang dengan pesat, dan burung-burung itulah yang menjadi poin utama Bird and Bromelia Pavilion dalam hal eksistensi. Bagi kalian yang tinggal disekitara Dago, mungkin sudah tidak asing lagi dengan destinasi wisata edukasi yang satu ini, karena Bird amd Bromelia Pavilion terletak di jalan Akaza Utama no 9, Dago Giri, Bandung, dan kamu pastilah sudah pernah mengunjungi Bird and Bromelia Pavilion. Untuk kalian yang jauh dari daerah Dago, kalian bisa persiapkan rencana berlibur ke Bird and Bromelia Pavilion dari sekarang dengan perhitungan yang akurat supaya bisa menikmati liburan di sana dengan puas.

Beragam jenis burung ada di Bird and Bromelia Pavilion, dan beberapa diantaranya ada yang termasuk dalam kategori burung langka loh. Burung di Bird and Bromelia sendiri dibiarkan terbang bebas di sekitara taman yang sudah dibatasi dengan jaring kawat yang mengelilingi dan melindungi kumpulan burung di Bird and Bromelia Pavilion, sehingga kita bisa benar-benar berinteraksi secara langsung dengan burung-burung di sana. Salah satu jenis burung yang palinh disukai pengunjung adalah burung parkit yang sudah sangat bersahabat dan sudah terbiasa dengan kehadiran manusia di sekitar mereka, sehingga kadang burung parkir di sana akam menghampiri kita, apalagi kalau kita bawa makanan.

Sein parkit, pengunjung juga bisa meemukan burung-burung jeni lain, seperti kakak tua, macau, nuri, burung hantu, lovebird, dan masih banyak lagi jenis burung lainnya. Untuk urusan berinteraksi dengan burung dan memberi makan burung, pengunjung tidak diperbolehkan melakukan hal-hal yang membuat burung takut bahkan sampai stress, pengunjung juga tidak boleh sembarangan memberi makan burung di sana. Jika ingin memberi makan burung, pengunjung bisa membeli makanan burung yang sudah disediakan petugas di pintu masuk seharga 5000 rupiah untuk semua jenis makanan burung, dan untuk tiket masuk ke Bird and Bromelia Pavilion, pengunjung cukup mengeluarkan uang sebesar 35000 di hari kerja dan 50000 di hari libur atau weekend.

Tak Hanya Burung, Ada Jenis Hewan Lain dan Tumbuhan Langka di Bird and Bromelia Pavilion

Bird and Bromelia Pavilion buka mulai jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Tak hanya burung di sana pengunjung juga bisa bermain dengan hewan lain seperti kelinci, angsa, ikan, dan lain-lain. Pengunjung juga bisa belajar tentang beragam jenis tumbuhan termasuk tumbuhan jenis langka di Bird and Bromelia Pavilion.

Tumbuhan yang ada di sana sudah disertai dengan penjelasan seputar tumbuhan terkait, so, pengunjung tak hanya bermain di sini, tapi belajar dan dapat banyak ilmu.

By Ida Purnamasari, ago
Wisata

Wisata Edukasi Untuk Kamu Pecinta Burung

Sekarang ini Bandung menjadi pilihan banyak orang yang tengah mencari destinasi untuk berlibur, sebenarnya sih hal seperti ini sudah terjadi sejak dulu karena Bandung memang dikenal memiliki banyak spot menarik yang gak bisa ditemukan di tempat lain.

Dan sekadar saran, untuk kamu yang tengah mencari destinasi wisata, ada baiknya kalau kamu memilih tempat yang nggak sekadara buat bersenang-senang, tapi juga bisa jadi tempat yang nambah pengetahuan alias memberikan kesan edukasi buat kamu dan keluarga.

Nah, ternyata di Bandung juga ada loh tempat wisata edukasi yng bisa kamu dan keluarga kunjungi di hari libur, yaitu Bird and Bromelia Pavilion yang akan menghibur kamu dan keluarga, dan perlu digaris bawahi kalau tempat ini gak hanya sebagai destinasi hiburan, tapi juga bisa dijadian destinasi wisata edukasi.

Bird and Bromelia Pavilion ini seolah dibuka khusus untuk kamu pecinta satwa dan jadi surganya buat mereka pecinta unggas, terutama beragam jenis burung, walau pun sejatinya gak hanya pecinta burung yang datang ke sini, tapi juga kalangan umum yang memang ingin berkunjung dan mennghibur diri, mengisi waktu senggang di hari libur. Selain pecinta burung, tempat ini juga cocok untuk kamu yang punya keluarga yang umurnya terbilang masih balita atau kanak-kanak  karena tempat ini juga memberikan postif vibe bagi pengunjungnya lewat edukasi seputar satwa dan tumbuhan yang ada di Bird and Bromelia Pavilion, so persiapkan segala rencana untuk segera mengunjungi tempat yang satu ini dengan menyiak reviewnya.

Tempat wisata yang satu ini sudah dibuka sejak lama dan tempatnya memang dibuat dengan memarik agar pengunjung bisa merasa puas berkunjung ke Bird and Bromelia Pavilio. Ide tempat wisata dengan edukasi soal satwa khususnya burung, dan soal tumbuhan memang menjadi daya tarik dan keunggulan tersendiri yang bisa menarik banyak pengunjung setiap hari, belum lagi tempatnya yang ditata dengan penataan ruang yang menyenangkan sehingga terkesan nyaman. Satwa di Birs and Bromelia Pavilion sendiri dirawat dengan baik sehingga pengunjung tidak perlu takut terjangkit penyakit yang berasal dari hewan-hewan di Bird and Bromeliad Pavilion dan pengunjung juga tidak perlu segan jika ingin berinteraksi secara langsung dengan satwa di Bird and Bromelia Pavilio.

By Ida Purnamasari, ago
Wisata

Menelisik Wisata Gurun Negev, Israel

Di tengah drama Trek Gaza dan penolakan kunjungan warga negara Indonesia, Israel sesungguhnya mau banyak terhadap industri pariwisatanya.

Menelisik Wisata Gurun Negev, Israel

Sepanjang tahun lalu sebanyak 3,6 juta turis datang ke sini. Beberapa besar berasal dari Amerika Serikat, Rusia, Perancis, Jerman dan Inggris.

Perputaran uang dari sektor wisatanya juga tidak dapat dibilang kecil. Sepanjang tahun lalu negara berpenduduk 5 juta orang ini mendapat profit sebanyak US$5,8 miliar.

Semenjak permulaan tahun ini Israel mempromosikan banyak destinasi tamasya baru demi mendatangkan turis.

Selain obyek tamasya religi, Badan Pariwisata Israel juga mempromosikan kawasan tamasya glamour camping (glamping) atau tenda mewah, tamasya medis hingga tamasya sand-boarding atau selancar di padang pasir.

Udara internasional baru juga sedang dibangun. Di atas lahan berpasir yang berbatasan dengan Laut Merah dan Yordania.

Jumlah kamar hotel juga ditambah, dari yang ketika ini berjumlah 2.000 pintu menjadi 5.000 pintu dalam enam hingga tujuh tahun akan datang.

Menteri Pariwisata Israel mau pengembangan tersebut dapat meningkatkan jumlah kedatangan turis hingga sebanyak 20 persen hingga dua hingga tiga tahun ke depan.

Menawarkan Gurun Pasir

Israel dikelilingi oleh gurun pasir. Lahan kering itu menjadi alat promosi tamasya mereka dengan motto ‘selangkah ke gurun pasir di Eropa’.

Wilayah gurun pasir di Negev menjadi destinasi tamasya yang dipromosikan mereka pada tahun ini.

Menteri Pariwisata Israel Uri Sharon mengatakan bahwa Israel dapat menjadi destinasi tamasya musim panas kala musim dingin melanda beberapa besar kawasan benua Eropa.

Negev berjarak dua jam perjalanan dari Udara Internasional Tel Aviv.

Ada banyak aktivitas tamasya alam yang dapat dilakukan Negev, kata Sharon, seperti mulai dari bersepeda hingga memanjat tebing.

Tebing Ramon juga dapat dikunjungi. Obyek tamasya alam ini mempunyai sejarah dan wujud yang luar biasa, mirip dengan Grand Canyon di Amerika Serikat yang sudah sering diulas dalam berjenis-jenis website tamasya.

Masyarakat sekitar Negev sudah mulai merasakan akibat positif industri pariwisata untuk perekonomian mereka.

Salaam El Wadj, salah satu warga yang beralamat di sana, mengatakan bila semakin banyak turis yang datang ke Negev. Di rumahnya yang sederhana ia menyambut mereka sehangat mungkin sambil menyebutkan sejarah tempat kelahirannya.

Supaya turis lebih memahami sejarah kawasan Negev, Wadj memberi saran agar mereka mendaki lintasan Negev Highland Trail sepanjang 12 kilometer.

Masih di sekitar kawasan Negev, ada juga perkebunan anggur yang dikelola oleh masyarakat setempat.

Perkebunan tersebut sudah diwariskan turun temurun semenjak 2.000 tahun yang lalu.

Hasil kebun tersebut diolah oleh perusahaan minuman wine Carmey Avdat, yang memproduksi minuman anggur variasi Merlot, Cabernet Sauvignon, Chardonnay sebanyak 5.000 botol per tahunnya.

Sebagai peneman anggur, masyarakat sekitar juga memproduksi keju dari susu kambing yang mereka ternakkan di sebelah perkebunan.

Negev memang menawarkan nuansa pedesaan. Tapi ada juga nuansa kemewahan yang dapat dirasakan turis melewati glamping.

Dalam zona khusus, turis bakal bermalam di tenda dengan fasilitas dan layanan bak hotel bintang lima. Langit malam yang cemerlang berbintang dapat dirasakan dalam aktivitas ini.

Mandi air panas dan makan kuliner yang diracik chef pribadi ialah sejumlah layanan yang ditawarkan.

By Ida Purnamasari, ago
Bisnis

Pastikan Hal-Hal Ini Ketika Membeli Septic Tank Biofil

Perbedaan yang sangat mencolok dari septic tank biofil dan konvensional adalah dari segi bentuk dan pembuatannya. Biasanya, tanki penampungan bio dibuat dari pabrik-pabrik besar, kemudian hasilnya sudah berupa tempat penampungan dalam ukuran tertentu. Berbeda sekali ketika membuat sumur WC konvensional, Anda harus membuatnya dari awal dan bahan-bahannya pun harus dibeli sendiri, seperti batu bata, semen dan yang paling populer sekarang ini adalah dari buis beton.

Meskipun begitu, ketika membeli tangki penampung kotoran bio, Anda tidak bisa sembarangan.Ada banyak hal yang perlu diperhatikan supaya Anda tidak merasa rugi telah membelinya mahal-mahal.

  1. Sesuaikan Dimensi Tangki dengan Jumlah Keluarga di Rumah

Sesuaikan Dimensi Tangki dengan Jumlah Keluarga di Rumah

Ketika membeli septic tank biofil, Anda harus mengira-ngira sendiri seberapa besar tangki yang dibutuhkan untuk menampung hasil pembuangan dari penghuni rumah. Hal ini karena tangki penampungan kotoran bio sudah memiliki bentuk jadi, sehingga Anda tidak bisa seenaknya membeli. Anda tidak mungkin membeli tangki ukuran besar, sedangkan jumlah keluarga hanya 2 sampai 4 kepala, karena biayanya tentu lebih mahal daripada yang ukuran biasa.Selain itu, pengaruhnya juga besar pada lahan di rumah, karena jika terlalu besar pasti akan memakan tempat.

  1. Cermati dari Bahan Apa Dibuat

Cermati dari Bahan Apa Dibuat

Hal paling penting ketika membeli tangki penampungan biofil adalah mengetahui bahan pembuatnya. Jangan sampai Anda terjebak dengan harga murah tapi kualitas tidak baik, ujung-ujungnya akan merugikan Anda sendiri, karena harus membeli lagi yang baru di kemudian hari. Oleh sebab itu, cermati dulu ketebalan dan bobot tangkinya. Biasanya jika bobotnya berat akan lebih baik, karena ketika dipasang di dalam tanah, tidak mudah bergeser.

Cermati pula fiberglas yang dipakai serta cat pada tangkinya, pastikan aman bagi lingkungan dan tidak mengandung zat kimia berbahaya. Selain itu, pastikan pula kualitas serat fibernya bagus supaya tidak cepat rusak. Bagian pada rumah bakteri juga perlu diperhatikan bahan pembuatnya, yang bagus biasanya dari HDP atau pun PCV.

  1. Pastikan Memiliki Sistem Pengurai Bakteri

Pastikan Memiliki Sistem Pengurai Bakteri

Kelebihan bio adalah adanya sistem pengurai bakteri di dalamnya, sehingga percuma jika Anda membeli tapi tidak dilengkapi sistem canggih ini. Biasanya terdiri dari desinfectan yang membunuh kuman, tapi bisa juga clorin yang fungsinya pun bisa untuk menghilangkan bau dari kotoran di dalam tangki. Sistem ini menghindarkan bau tak sedang tercium di sekitar rumah Anda.

  1. Harus Ada Garansi

Harus Ada Garansi

Paling penting dan jangan sampai terlewat, ketika membeli septic tank biofil harus ada kartu garansinya. Hal ini disebabkan oleh mahalnya harga tangki penampungan jenis ini, sehingga keberadaan kartu garansi sangat dibutuhkan. Apalagi jika ada kerusakan atau kejadian tidak diinginkan yang mengharuskan tangkinya diganti, antisipasinya tentu dengan memiliki kartu garansi. Biasanya garansinya pun mencapai 10 tahunan.

By Ida Purnamasari, ago
Wisata

Fakta Menarik Jika Liburan di Israel

Israel jadi gerbang masuk bagi para peziarah dunia, lebih-lebih yang beragama Katolik atau Kristen, Islam, dan Yahudi. Di sana terdapat banyak website keagamaan penting bagi tiga agama hal yang demikian.

Fakta Menarik Jika Liburan di Israel

Informasi terkini, per 9 Juni 2018, pemerintah Israel berencana untuk menutup kunjungan turis Indonesia.

Kebijakan hal yang demikian diterbitkan sebagai bentuk balasan atas pelarangan turis Israel masuk Indonesia.
Berikut adalah lima fakta menarik mengenai berlibur ke Israel, seperti yang dikuti dari website Tourist Israel:

1. Keamanan super ketat
Bandar dan gerbang perbatasan Israel familiar mempunyai kemanan yang super ketat. Bahkan Bandar Internasional Ben Gurion Israel disebut sebagai bandar udara paling aman di dunia.
Pengunjung yang masuk ke Israel memang seharusnya siap menjawab segala pertanyaan dari petugas imigrasi yang familiar rinci.

Bersikap tenang dan tidak salah tingkah adalah tips untuk lewat petugas imigrasi.
Bandar Israel juga dilengkapi teknologi canggih untuk mendeteksi barang turunan lebih pesat dan menyeluruh.

2. Jalan-jalan di Israel
Metode termudah untuk berlibur di Israel adalah dengan ikut paket tur atau tur harian. Karena bahasa legal yang digunakan di Israel adalah Bahasa Ibrani dan Bahasa Arab.
Untuk tranportasi lazim, yang seharusnya dipandang adalah pada hari Jumat dan Sabtu yang bertepatan sebagai hari beribadah setempat sehingga transportasi lazim yang beroperasi benar-benar sedikit.

3. Destinasi tamasya di Israel
Kecuali website ziarah keagamaan yang penuh cerita sejarah, Israel juga punya destinasi tamasya lain. Contohnya Laut Mati, Padang Pasir Juden dan Negev, dan Eilat tempat memandang Laut Merah.

4. Metode berbusana
Untuk menghormati tradisi setempat, baiknya menggunakan baju lengan panjang, celana panjang, atau rok panjang. Berbusana sopan lebih-lebih ketika mengunjungi website keagamaan benar-benar dibutuhkan.

5. Keamanan selama berlibur
Israel negara yang aman, asal menghindari tempat perbatasan seperti Gaza.
Tingkat kriminalitas dan pelecehan seksual di negara ini lebih rendah dari negara di Eropa dan Amerika Serikat. Akibatnya, bagi perempuan, aman berjalan seorang diri di malam hari.

By Ida Purnamasari, ago
Bisnis

Toilet Portable VS Toilet Konvensional Mana Lebih Baik?

Pernahkah anda mendengar toilet portable sebelumnya? Jika kita hanya sering mendengar toilet umum dan toilet pribadi kini saatnya kita menelisik mengenai toilet portable Apakah yang di maksud dengan toilet tersebut? toilet portable merupakan salah satu jenis toilet yang terbuat dari bahan fiberglass serta mudah untuk di pindahkan. Toilet ini memiliki bentuk yang unik dan minimalis, meskipun bentuknya sederhana namun toilet ini dapat berfungsi secara maksimal.

Toilet Portable VS Toilet Konvensional Mana Lebih Baik

Jika sebuah toilet permanen atau sering disebut toilet konvensional di buat dengan bahan-bahan seperti semen, pasir dan batu bata. Berbeda halnya dengan toilet portable yang terbuat dari bahan fiberglass sehingga sangat ringan.

Kekurangan Dan Kelebihan Toilet Konvensional Dan Portable

Dari kedua jenis toilet tersebut tentu saja memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Dalam sebuah rumah tangga tentu saja wajib memiliki toilet pribadi, kebanyak toilet yang di buat merupakan toilet konvensional yang dapat di pergunakan dalam jangka waktu yang panjang. Sedangkan toilet portable hanya di miliki oleh kalangan tertentu seperti penyedia jasa penyewaan toilet saja. Berikut kami sampaikan beberapa kekurangan dan kelebihan masing-masing toilet.

Kekurangan Toilet Konvensional

  • Sering mampet akibat tangki septic penuh limbah
  • Permanen sehingga tidak dapat di pindahkan
  • Butuh lahan yang luas untuk membuatnya

Kelebihan Toilet konvensional

  • Dapat di gunakan dalam jangka waktu yang lama
  • Tersedia di setiap rumah serta gedung dan bangunan
  • Bahan baku yang di gunakan untuk membuat toilet sangat mudah di temukan
  • Mudah dalam perawatan
  • Ukuran toilet yang dapat di sesuaikan dengan kebutuhan

Kekurangan Toilet portable

  • Toilet sering menimbulkan bau karena terbuat dari bahan fiberglass
  • Ukuran toilet yang sangat sempit
  • Harga yang terlampau mahal
  • Tidak semua rumah tangga memiliki toilet ini

Kelebihan Toilet portable

  • Mudah dalam perawatan
  • Dapat di pindahkan dengan mudah
  • Bisa di gunakan dalam ruangan dan luar ruangan
  • Praktis tidak membutuhkan lahan yang luas dalam penempatannya
  • Tersedia dalam berbagai pilihan warna

By Ida Purnamasari, ago